Dua sahabat sedang berunding untuk mendapatkan motor dengan paksa dari orang tuanya.
Alex : Papa, belikan saya motor, kalau tidak dibelikan saya akan lompat dari lantai dua ini !
Papa Alex : Baiklah nak, papa akan belikan yang penting kamu jangan lompat dari lantai dua itu, ok!
Di tempat lain Abdul juga melakukan hal yang sama:
Abdul : Papa, belikan saya motor, kalau tidak dibelikan saya akan lompat dari lantai dua ini !
Papanya Abdul : Jangankan motor nak, mobil pasti akan saya belikan yang penting kamu lompat dari lantau dua itu!
Haaaa.............?!
Tampilkan postingan dengan label senyum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label senyum. Tampilkan semua postingan
Ketika pembelajaran sedang berlangsung, si Joni lagi-lagi datang terlambat.
Guru : Joni, kemarin kamu terlambat, sekarang kamu juga terlambat, coba jelaskan alasanmu !
Joni : Maaf Pak Guru, rumah saya jauh dari sekolah makanya saya terlambat datang.
Guru : Baiklah kalau begitu, hari ini saya maafkan, tapi kamu harus janji besok tidak akan terlambat lagi!
Joni : Maaf, tidak bisa Pak.
Guru : Mengapa tidak bisa Joni?
Joni : Masalahnya besok rumah saya masih tetap jauh Pak.
Guru : Joni, kemarin kamu terlambat, sekarang kamu juga terlambat, coba jelaskan alasanmu !
Joni : Maaf Pak Guru, rumah saya jauh dari sekolah makanya saya terlambat datang.
Guru : Baiklah kalau begitu, hari ini saya maafkan, tapi kamu harus janji besok tidak akan terlambat lagi!
Joni : Maaf, tidak bisa Pak.
Guru : Mengapa tidak bisa Joni?
Joni : Masalahnya besok rumah saya masih tetap jauh Pak.
Category:
senyum
0
komentar
Janji Joni pada Pak Guru
Guru : Bukankah kamu sudah berjanji tidak akan nakal?
Joni : Iya Pak!
Guru : Bukankah saya juga janji akan menghukum kamu kalau kamu masih nakal lagi?
Joni : Iya Pak, tapi karena saya sudah melanggar janji, maka Bapak tidak perlu juga menepati janji Bapak itu.
Guru : Bukankah kamu sudah berjanji tidak akan nakal?
Joni : Iya Pak!
Guru : Bukankah saya juga janji akan menghukum kamu kalau kamu masih nakal lagi?
Joni : Iya Pak, tapi karena saya sudah melanggar janji, maka Bapak tidak perlu juga menepati janji Bapak itu.
Category:
senyum
0
komentar
Langganan:
Postingan (Atom)